KEBERLANJUTAN
Dekarbonisasi dan transisi energi
RINGKASAN
Energi yang lebih bersih dimulai di sini
Dunia membutuhkan waktu untuk beralih ke energi terbarukan, dan membutuhkan bahan bakar penghubung rendah karbon untuk memangkas emisi di masa transisi krusial ini berlangsung.
Kami berkontribusi positif melalui berbagai proyek, seperti fasilitas ekspor LNG emisi nol bersih pertama di dunia; usaha patungan kami dengan TotalEnergies untuk memasok tenaga surya ke Indonesia dan Singapura; serta penggunaan limbah organik untuk mengurangi emisi penerbangan hingga 80 persen.
Mempercepat transisi energi sangat penting dalam mengurangi emisi karbon global kita.
KONTRIBUSI KAMI
Fasilitas ekspor LNG emisi nol bersih pertama di dunia
Woodfibre LNG akan menjadi fasilitas ekspor LNG emisi nol bersih pertama di dunia, yang saat ini sedang dibangun di British Columbia, Kanada. Dengan menggunakan listrik hidroelektrik terbarukan dan teknologi terbaik, intensitas karbon LNG dari Woodfibre LNG hanya mencapai 0,04 ton CO2e per ton LNG—empat kali lebih rendah daripada standar provinsi untuk intensitas karbon dalam proyek LNG.
Peta rencana emisi nol bersih Woodfibre menggambarkan bagaimana fasilitas ini akan mencapai emisi nol bersih pada 2027, 23 tahun lebih awal dari persyaratan pemerintah Kanada. Uniknya, kami juga berkomitmen untuk mencapai emisi nol bersih di lokasi selama proses konstruksi, menghindari emisi gas rumah kaca sebanyak mungkin, dan mengimbangi emisi yang tersisa.
Setelah rampung, Woodfibre akan memproduksi sekitar 2,1 juta ton LNG per tahun, yang dapat digunakan untuk melengkapi tenaga surya dan angin guna mengurangi ketergantungan global pada pembangkit listrik berbahan bakar batubara.
Menyalurkan gas alam Kanada ke seluruh dunia
Pacific Cambrian Energy (PCE) adalah salah satu perusahaan yang memproduksi gas alam paling bersih di dunia.
Perusahaan ini merupakan produsen gas alam kedua di Amerika Utara yang meraih Sertifikasi EO100™ Standard dari Equitable Origin. Dengan mematuhi regulasi aksi iklim yang paling ketat di dunia, intensitas emisi PCE merupakan salah satu yang terendah di sektor ini di British Columbia.
PCE akan memasok gas alam ke Woodfibre LNG, menyediakan alternatif yang lebih bersih dibandingkan batu bara untuk negara-negara berkembang di Asia, sekaligus mendukung transisi energi.
Mengurangi emisi dari perjalanan udara
Melalui usaha patungan dengan Cepsa, kami membangun pabrik biofuel generasi kedua terbesar di Eropa Selatan untuk memproduksi hingga 500.000 ton bahan bakar penerbangan berkelanjutan (SAF) per tahun.
SAF mengurangi emisi CO2 hingga 80 persen dibandingkan dengan bahan bakar jet tradisional, dan kompatibel dengan pesawat dan infrastruktur yang ada, yang berarti mengurangi emisi karbon saat ini juga.
Dengan memanfaatkan rantai pasokan global Apical, kami dapat menyediakan limbah dan residu organik sebagai bahan baku secara transparan dan dapat dilacak, membantu menjadikan perjalanan udara lebih berkelanjutan sekaligus berkontribusi pada ekonomi yang lebih sirkular.
Mengurangi jejak karbon kami
Energi bersih dan terbarukan merupakan bagian penting dari upaya kami untuk mengurangi emisi karbon. Kami semakin mengandalkan energi bersih seperti biomassa, tenaga surya, dan bentuk energi bersih lainnya untuk mengoperasikan fasilitas kami, dengan mengurangi penggunaan bahan bakar fosil.
Di Brasil, Bracell telah membangun pabrik pulp pertama di dunia yang sepenuhnya bebas bahan bakar fosil, menggunakan biomassa untuk mengoperasikan fasilitas dan berbagi kelebihan energi dengan jaringan listrik, yang dapat memasok listrik hingga 750.000 rumah tangga.
Di Indonesia, kami berencana membangun salah satu instalasi surya swasta terbesar di negara ini, yang mampu menghasilkan 50 MW energi bersih. Bersama dengan instalasi surya kami di Brasil dan China, RGE memiliki kapasitas lebih dari 100 MW pada tahun 2025.
Asian Agri telah membangun 11 pabrik biogas yang mengubah limbah organik menjadi metana, menggerakkan pabrik kelapa sawitnya sambil juga menyediakan energi terbarukan bagi komunitas sekitar.
Melalui komitmen 2030 kami, setiap bisnis kami memiliki target berbasis sains untuk mengurangi intensitas emisi dan meningkatkan penggunaan energi terbarukan.
Tenaga surya untuk Singapura dan Indonesia
Singa Renewables, perusahaan patungan kami dengan TotalEnergies, telah memperoleh Lisensi Bersyarat dari Otoritas Pasar Energi Singapura (EMA) untuk mengimpor 1 GW energi terbarukan dari Indonesia ke Singapura.
Setelah selesai, hal ini akan mendukung upaya Singapura secara keseluruhan untuk mendekarbonisasi sektor listrik, dengan EMA menargetkan untuk mengimpor sekitar 6 GW listrik rendah karbon hingga 2035.
Di Indonesia, proyek ini juga akan menyediakan listrik bersih untuk menggerakkan kompleks industri hijau di Provinsi Riau, mendukung upaya Indonesia untuk mendekarbonisasi sektor-sektor kunci dan sejalan dengan target negara untuk meningkatkan pangsa energi terbarukan dari 13 persen pada tahun 2023 menjadi 31 persen pada tahun 2050.
