Grup RGE
Kebijakan keberlanjutan
Kebijakan Keberlanjutan Grup RGE menyediakan kerangka menyeluruh bagi kebijakan dan komitmen keberlanjutan Grup Bisnis (BG) RGE.
RGE dan Grup Bisnisnya berpedoman pada tujuan kami untuk meningkatkan kualitas hidup melalui pengembangan sumber daya secara berkelanjutan. Kami berkomitmen terhadap pembangunan berkelanjutan di semua lokasi tempat kami beroperasi, terinspirasi oleh prinsip 5C dari pendiri kami, bahwa apa pun yang kami lakukan harus baik bagi Masyarakat (Community), Negara (Country), Iklim (Climate), dan Pelanggan (Customer), dan barulah kemudian akan baik bagi Perusahaan (Company). Kami mendukung penuh pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Perserikatan Bangsa-Bangsa, dengan tujuan mendorong keseimbangan antara pembangunan sosial dan ekonomi, serta perlindungan dan peningkatan kualitas iklim dan alam.
Bagi RGE, keberlanjutan berarti pengelolaan sumber daya alam secara bertanggung jawab; berupaya memberikan dampak positif bagi ekosistem alam dan masyarakat; mendorong efisiensi sumber daya dengan menghilangkan limbah dalam produk dan proses kami; menjadi bagian dari solusi atas tantangan global seperti perubahan iklim serta hilangnya alam dan keanekaragaman hayati; serta bekerja sama dengan para pemangku kepentingan untuk membangun rantai nilai yang inklusif dan adil guna meningkatkan kualitas hidup.
Ruang Lingkup
Kebijakan ini berlaku bagi RGE serta seluruh Grup Bisnis (BG) di bawah RGE, baik yang ada saat ini maupun di masa mendatang. Kebijakan ini mewajibkan setiap Grup Bisnis untuk:
- Memiliki kebijakan dan komitmen yang selaras dengan Kebijakan Keberlanjutan Grup ini, sekaligus menanggapi isu-isu material dan regulasi yang spesifik bagi industri dan lokasi masing-masing;
- Memiliki sistem manajemen, pemantauan, dan pelaporan yang memadai untuk memungkinkan penerapan kebijakan dan komitmen keberlanjutan di tingkat Grup maupun BG.
Seluruh karyawan, kontraktor, konsultan, dan pemasok RGE diharapkan mematuhi Kebijakan ini dan secara umum bertindak secara bertanggung jawab dan etis. Apabila terdapat hukum yang bertentangan dengan Kebijakan ini, Grup Bisnis RGE, termasuk seluruh karyawannya, akan mematuhi hukum tersebut.
Kebijakan ini mencakup empat pilar utama – Iklim, Perlindungan dan Konservasi Alam dan Keanekaragaman Hayati, Hak Asasi Manusia, serta Pertumbuhan Berkelanjutan.
Iklim
Perubahan iklim diakui secara luas sebagai tantangan global utama di masa kini dan diperkirakan akan berdampak besar terhadap ekonomi, masyarakat, dan lingkungan. RGE menyadari peran penting sektor swasta dalam mendorong solusi mitigasi dan adaptasi di sepanjang rantai nilai kami, termasuk bersama masyarakat lokal di lanskap tempat kami beroperasi.
BG RGE akan menyusun strategi iklim yang koheren, mencakup mitigasi dan adaptasi, dengan komitmen dan target yang jelas untuk pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK) secara signifikan. Hal ini akan dicapai melalui rencana dekarbonisasi yang komprehensif, termasuk transisi bertahap ke energi terbarukan untuk membantu mendorong peralihan menuju ekonomi rendah karbon.
BG RGE akan berupaya menyelaraskan target pengurangan tersebut dengan tujuan global untuk membatasi kenaikan suhu hingga 1,5°C pada tahun 2050. Kami akan mengadopsi kerangka kerja global yang relevan untuk mengidentifikasi risiko dan peluang terkait iklim, serta menyusun strategi untuk menanggapinya, termasuk memajukan solusi berbasis alam dengan semakin memperluas inisiatif konservasi dan restorasi hutan kami yang sudah signifikan.
Perlindungan dan Konservasi Keanekaragaman Hayati
Menyadari pentingnya hutan dan ekosistem alam dalam memerangi perubahan iklim, melindungi dan memperkaya keanekaragaman hayati, serta menopang penghidupan masyarakat, BG RGE berkomitmen penuh terhadap nol deforestasi, degradasi, dan konversi dalam operasi dan rantai pasok kami. Kami melangkah lebih jauh dengan mengadopsi komitmen konservasi yang ambisius dan unik, seperti melestarikan satu hektare hutan alam untuk setiap hektare perkebunan (1 untuk 1).
Sejalan dengan pendekatan produksi-proteksi dalam pengelolaan lanskap, BG RGE mendorong dan melaksanakan restorasi ekosistem untuk membantu melindungi, memulihkan, dan mengelola cadangan karbon serta habitat keanekaragaman hayati yang penting, melalui perolehan izin restorasi hutan jangka panjang, penyediaan sumber daya operasional, teknis, dan pendanaan, serta melalui kemitraan.
Hak asasi manusia
Di RGE, kami menjunjung tanggung jawab perusahaan untuk menghormati hak asasi manusia, termasuk hak-hak Masyarakat Adat dan komunitas, serta akan mematuhi hukum dan peraturan nasional yang relevan, serta konvensi, perjanjian, dan standar internasional dalam pendekatan kami, termasuk UN Global Compact, Piagam Hak Asasi Manusia Internasional, Deklarasi Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) tentang Prinsip-Prinsip dan Hak-Hak Mendasar di Tempat Kerja, Prinsip-Prinsip Panduan PBB tentang Bisnis dan Hak Asasi Manusia, serta Deklarasi PBB tentang Hak-Hak Masyarakat Adat.
Hak asasi manusia melekat pada setiap manusia tanpa memandang kebangsaan, tempat tinggal, jenis kelamin, identitas, asal etnis, warna kulit, agama, bahasa, atau status lainnya. Kami berkomitmen untuk mencegah dan menghapus segala bentuk kerja paksa; menerapkan toleransi nol terhadap pekerja anak dan segala bentuk perlakuan tidak manusiawi terhadap karyawan; mendorong kesetaraan kesempatan dan keberagaman di tempat kerja; serta melindungi kesehatan, keselamatan, dan kesejahteraan karyawan dan masyarakat kami.
Kami berkomitmen untuk meningkatkan kesadaran, mendorong praktik terbaik, dan menerapkan mekanisme untuk memitigasi setiap risiko terhadap hak asasi manusia di seluruh operasi kami.
Pertumbuhan berkelanjutan
BG RGE berkomitmen untuk mengembangkan bisnisnya melalui sirkularitas, produksi yang bertanggung jawab, serta pemisahan pertumbuhan produksi dari pemanfaatan lebih lanjut sumber daya alam seperti hutan. Kami berinvestasi secara signifikan dalam penelitian dan pengembangan untuk memastikan efisiensi tinggi dalam penggunaan, pemulihan, dan penggunaan kembali material pada sumber daya utama seperti air, energi, bahan kimia, dan input lainnya. Kami juga menerapkan pendekatan limbah-menjadi-nilai (waste-to-value), di mana peluang bisnis baru tercipta dengan memanfaatkan limbah untuk memproduksi produk baru.
Untuk memenuhi Kebijakan Keberlanjutan Grup ini, RGE dan Grup Bisnisnya akan:
- Mematuhi hukum dan peraturan lokal, regional, dan nasional;
- Mengomunikasikan Kebijakan kami kepada seluruh karyawan, kontraktor, dan pemasok;
- Menyediakan sumber daya, pelatihan, dan edukasi yang memadai di seluruh operasi kami untuk memastikan karyawan dan kontraktor memahami dan memenuhi Kebijakan Keberlanjutan Grup kami;
- Menetapkan target yang memiliki batas waktu, terukur, dan dikomunikasikan secara publik;
- Mengadopsi praktik terbaik industri dan standar sertifikasi internasional yang relevan;
- Mengidentifikasi, menilai, menangani, dan melaporkan risiko dan peluang yang relevan, sesuai dengan proses uji tuntas (due diligence) standar;
- Menerapkan pendekatan berbasis data untuk secara berkala memantau, meninjau, dan mengevaluasi kinerja kami secara independen, serta melaporkan kemajuan kami secara publik;
- Menerapkan dan diaudit berdasarkan sistem sertifikasi dan manajemen yang relevan dan diakui secara internasional;
- Menetapkan tindakan dan langkah perbaikan untuk memastikan peningkatan kinerja yang berkelanjutan;
- Mendukung transparansi, pertukaran pengetahuan, dan solusi bersama melalui kemitraan dengan pemerintah, kelompok masyarakat sipil, lembaga akademik, masyarakat lokal, dan pemangku kepentingan terkait lainnya di tingkat lokal, nasional, dan internasional; serta
- Menerapkan prinsip dan praktik Persetujuan Atas Dasar Informasi Awal Tanpa Paksaan (PADIATAPA/FPIC) apabila terdapat pemegang hak yang terdampak.
Tata Kelola
Komite Eksekutif Grup (GEC) menetapkan pendekatan tata kelola keberlanjutan, mengarahkan dan menyetujui kebijakan, komitmen, dan strategi, meninjau kinerja, serta memastikan bahwa keputusan dan tindakan berpedoman pada integritas, akuntabilitas, dan transparansi.
Kebijakan Keberlanjutan Grup ini, beserta kebijakan BG yang relevan, akan ditinjau secara berkala atau setidaknya setiap dua tahun sekali untuk memastikan kebijakan tersebut tetap mutakhir dan relevan dengan konteks bisnis dan pemangku kepentingan.
Tanggung jawab atas penerapan kebijakan keberlanjutan diberikan kepada Presiden BG, yang juga merupakan anggota GEC. Dalam menjalankan tugas ini, GEC didukung oleh Komite Keberlanjutan yang terdiri atas para pimpinan keberlanjutan paling senior dari masing-masing BG.
Pengaduan
BG RGE akan menyediakan mekanisme dan prosedur pengaduan yang dapat diakses publik di setiap lokasi operasional agar karyawan dan pemangku kepentingan eksternal dapat menyampaikan keluhan atau kekhawatiran apa pun. BG RGE akan menanggapi pengaduan tersebut secara transparan dan melaporkan tindakan yang telah diambil. Kami akan secara berkala memantau efektivitas mekanisme pengaduan kami dan terus menyempurnakannya untuk menanggapi kebutuhan dan konteks yang terus berubah.

